Sabtu, 22 September 2012

Perintah Command Prompt Untuk Jaringan Komputer

Perintah Command Prompt Untuk Jaringan Komputer


 Perintah Command Prompt Untuk Jaringan Komputer.


Berikut adalah perintah-perintah pada Command Prompt yang berhubungan dengan jaringan komputer.
Untuk melakukan perintah-perintah tersebut Anda harus masuk ke Command Prompt ( Klik Start ->Run ->Ketik CMD )

1. ipconfig /all
Menampilkan informasi konfigurasi koneksi, misalnya Host Name, Primary DNS Type, Ethernet Adapter LAN.

2. ipconfig /flushdns
Menghapus DNS Cache

3. ipconfig /release
“Menghapus” semua koneksi IP Address.

4. ipconfig /renew
Membuat IP Address baru untuk adapter tertentu.

5. ipconfig /displaydns
Menampilkan DNS Cache.

6. ipconfig /registerdns
Melakukan refresh DNS dan meregister kembali koneksi DNS.

7. ipconfig /showclassid
Menampilkan informasi DHCP Class.

8. ipconfig /setclassid
Mengubah DHCP Class ID

9. control netconnections
Menampilkan Network Connection.

10. nslookup
Mengetahui alamat ip address dari nama domain yang di tuliskan

11. netstat
Menampilkan informasi koneksi TCP/IP yang sedang aktif.

12. route
Menampilkan local route.

13. hostname
Menampilkan nama komputer.

14. ping
Contoh: ping www.microsoft.com
Melakukan test koneksi ke situs www.microsoft.com.
Semakin sedikit % loss-nya maka semakin baik koneksinya.

15. tracert
Menampilkan informasi IP Address route.

Jumat, 14 September 2012

Mengatasi Windows No Disk

Windows - No Disk by falopu
Setiap kita mencolokkan usb (flashdisk, modem, dll) ke komputer, mungkin pernah mengalami masalah error seperti Windows - No Disk exception processing message c00000a3 parameters 75b6bf7c 4 75b6bf7c 75b6bf7c. Tiap detik, menit, dan jam peringatan   Windows - No Disk selalu muncul. Betapa jengkelnya bila kejadian itu terjadi berulang - ulang kali. Ditambah ada sebagian orang yang bilang kalau itu terjadi karena faktor oleh serangan virus. :WOW: pasti akan merasa tambah jengkel.

Ya, seperti itulah kejadian  Windows - No Disk  menghantui kita, trus bagaimana cara mengatasinya? apakah itu memang benar karena serangan virus?
Caranya sangat mudah dan itu bukan terjadi karena serangan dari virus. Melainkan saat kita instal windows, terdapat file yang corrupt/file di dalam belum lengkap.
Bagaimana cara mengatasinya... Cekidot

Klik logo windows > klik RUN > ketik REGEDIT > lalu tekan Enter / OK

  1. Buka tanda (+) HKEY_LOCAL_MACHINE
  2. Buka tanda (+) System
  3. Buka tanda (+) CurrentControlSet
  4. Buka tanda (+) Control
  5. Klik Windows
Selanjutnya cari tulisan ErrorMode > klik 2x > ganti angka di Value Data 0 menjadi> lalu peringatan Windows - No Disk tersebut kita klik saja CANCEL


KASUS KEDUA
bila saat kita hendak membuka REGEDIT, lalu tiba-tiba REGEDIT diprotek sama windowsnya, jadi kan tidak bisa untuk mengedit ErrorModenya? apakah ini lagi-lagi yang disebut terkena serangan virus?
Langkahnya cukup mudah, ikuti saja cara dibawah. Kejadian ini memang dikarenakan oleh adanya virus, tapi kita bisa menghidupkannya lagi REGEDIT yang sudah di'disable oleh system windows.

CARANYA:
Copy Paste script dibawah ini pada NOTEPAD. setelah itu beri nama enable atau disable (terserah anda mau memberi nama) ^^. Jangan lupa beri format [dot]VBS. 
Contoh: enable.vbs

'Declare variables
Dim WSHShell, n, MyBox, p, t, mustboot, errnum, vers
Dim enab, disab, jobfunc, itemtype

Set WSHShell = WScript.CreateObject("WScript.Shell")
p = "HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Po licies\System\"
p = p & "DisableRegistryTools"
itemtype = "REG_DWORD"
mustboot = "Log off and back on, or restart your pc to" & vbCR & "effect the changes"
enab = "ENABLED"
disab = "DISABLED"
jobfunc = "Registry Editing Tools are now "

'This section tries to read the registry key value. If not present an 
'error is generated. Normal error return should be 0 if value is 
'present
t = "Confirmation"
Err.Clear
On Error Resume Next
n = WSHShell.RegRead (p)
On Error Goto 0
errnum = Err.Number

if errnum <> 0 then
'Create the registry key value for DisableRegistryTools with value 0
WSHShell.RegWrite p, 0, itemtype
End If

'If the key is present, or was created, it is toggled
'Confirmations can be disabled by commenting out 
'the two MyBox lines below

If n = 0 Then
n = 1
WSHShell.RegWrite p, n, itemtype
Mybox = MsgBox(jobfunc & disab & vbCR & mustboot, 4096, t)
ElseIf n = 1 then
n = 0
WSHShell.RegWrite p, n, itemtype
Mybox = MsgBox(jobfunc & enab & vbCR & mustboot, 4096, t)
End If

Kurang lebihnya seperti itulah masalah yang sering terjadi, dan bisa membuat kita jadi bingung. Mungkin sebagian besar cara diatas sudah banyak yang ngeposting. Tapi ya tidak ada salahnya untuk berbagi info. Apabila sahabat falopu ada yang masih bingung untuk mengatasi masalah tersebut dan mungkin cara diatas tidak ampuh. Silahkan berikan komentar anda.
Namun sebelumnya sudah saya uji terlebih dahulu cara mengatasi Windows - No Disk,dan memang terbukti ampuh.
Windows - No Disk by falopu
Setiap kita mencolokkan usb (flashdisk, modem, dll) ke komputer, mungkin pernah mengalami masalah error seperti Windows - No Disk exception processing message c00000a3 parameters 75b6bf7c 4 75b6bf7c 75b6bf7c. Tiap detik, menit, dan jam peringatan   Windows - No Disk selalu muncul. Betapa jengkelnya bila kejadian itu terjadi berulang - ulang kali. Ditambah ada sebagian orang yang bilang kalau itu terjadi karena faktor oleh serangan virus. :WOW: pasti akan merasa tambah jengkel.

Ya, seperti itulah kejadian  Windows - No Disk  menghantui kita, trus bagaimana cara mengatasinya? apakah itu memang benar karena serangan virus?
Caranya sangat mudah dan itu bukan terjadi karena serangan dari virus. Melainkan saat kita instal windows, terdapat file yang corrupt/file di dalam belum lengkap.
Bagaimana cara mengatasinya... Cekidot

Klik logo windows > klik RUN > ketik REGEDIT > lalu tekan Enter / OK

  1. Buka tanda (+) HKEY_LOCAL_MACHINE
  2. Buka tanda (+) System
  3. Buka tanda (+) CurrentControlSet
  4. Buka tanda (+) Control
  5. Klik Windows
Selanjutnya cari tulisan ErrorMode > klik 2x > ganti angka di Value Data 0 menjadi> lalu peringatan Windows - No Disk tersebut kita klik saja CANCEL


KASUS KEDUA
bila saat kita hendak membuka REGEDIT, lalu tiba-tiba REGEDIT diprotek sama windowsnya, jadi kan tidak bisa untuk mengedit ErrorModenya? apakah ini lagi-lagi yang disebut terkena serangan virus?
Langkahnya cukup mudah, ikuti saja cara dibawah. Kejadian ini memang dikarenakan oleh adanya virus, tapi kita bisa menghidupkannya lagi REGEDIT yang sudah di'disable oleh system windows.

CARANYA:
Copy Paste script dibawah ini pada NOTEPAD. setelah itu beri nama enable atau disable (terserah anda mau memberi nama) ^^. Jangan lupa beri format [dot]VBS. 
Contoh: enable.vbs

'Declare variables
Dim WSHShell, n, MyBox, p, t, mustboot, errnum, vers
Dim enab, disab, jobfunc, itemtype

Set WSHShell = WScript.CreateObject("WScript.Shell")
p = "HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Po licies\System\"
p = p & "DisableRegistryTools"
itemtype = "REG_DWORD"
mustboot = "Log off and back on, or restart your pc to" & vbCR & "effect the changes"
enab = "ENABLED"
disab = "DISABLED"
jobfunc = "Registry Editing Tools are now "

'This section tries to read the registry key value. If not present an 
'error is generated. Normal error return should be 0 if value is 
'present
t = "Confirmation"
Err.Clear
On Error Resume Next
n = WSHShell.RegRead (p)
On Error Goto 0
errnum = Err.Number

if errnum <> 0 then
'Create the registry key value for DisableRegistryTools with value 0
WSHShell.RegWrite p, 0, itemtype
End If

'If the key is present, or was created, it is toggled
'Confirmations can be disabled by commenting out 
'the two MyBox lines below

If n = 0 Then
n = 1
WSHShell.RegWrite p, n, itemtype
Mybox = MsgBox(jobfunc & disab & vbCR & mustboot, 4096, t)
ElseIf n = 1 then
n = 0
WSHShell.RegWrite p, n, itemtype
Mybox = MsgBox(jobfunc & enab & vbCR & mustboot, 4096, t)
End If

Kurang lebihnya seperti itulah masalah yang sering terjadi, dan bisa membuat kita jadi bingung. Mungkin sebagian besar cara diatas sudah banyak yang ngeposting. Tapi ya tidak ada salahnya untuk berbagi info. Apabila sahabat falopu ada yang masih bingung untuk mengatasi masalah tersebut dan mungkin cara diatas tidak ampuh. Silahkan berikan komentar anda.
Namun sebelumnya sudah saya uji terlebih dahulu cara mengatasi Windows - No Disk,dan memang terbukti ampuh.

Senin, 10 September 2012

Cara menemukan Backdoor Password BIOS di Laptop

Cara menemukan Backdoor Password BIOS di Laptop

Baru2 ini saya dibuat sedikit pusing dengan masalah password di bios laptop fujitsu lifebook yang rencananya akan diformat (install ulang), masalah ditemui ketika ingin mengubah settingan hdd dari mode AHCI ke mode IDE agar windows xp yang akan saya install bisa mendeteksi harddisknya. Nah ternyata biosnya ada passwordnya, cara mereset password biosnya dengan cara mencabut batere cmosnya tidak bisa menghapus password untuk masuk ke BIOSnya, begitu juga dengan jumper reset cmosnya, yang kereset hanya tanggalnya saja (system date).

Biasanya kita diberi kesempatan tiga kali untuk memasukkan kode untuk passwordnya, setelah tiga kali salah, maka otomatis laptop akan terkunci, dan biasanya akan ditampilkan juga kode berupa angka dan hurup, nah angka dan hurup ini ternyata berisi backdoor atau kode untuk dapat masuk ke biosnya (master password).

Berikut ini tabel kode error yang ditampilkan oleh masing2 merek laptop:
Vendor
Hash Encoding
Contoh Hash Code/Serial
Scripts
Compaq 5 decimal digits 12345
Dell serial number 1234567-595B
1234567-D35B
1234567-2A7B
Fujitsu-Siemens 5 decimal digits 12345
Fujitsu-Siemens 8 hexadecimal digits DEADBEEF
Fujitsu-Siemens 5×4 hexadecimal digits AAAA-BBBB-CCCC-DEAD-BEEF
Fujitsu-Siemens 5×4 decimal digits 1234-4321-1234-4321-1234
Hewlett-Packard 5 decimal digits 12345
Hewlett-Packard/Compaq Netbooks 10 characters CNU1234ABC
Insyde H20 (generic) 8 decimal digits 03133610
Phoenix (generic) 5 decimal digits 12345
Sony 7 digit serial number 1234567
Samsung 12 hexadecimal digits 07088120410C0000
Langkah2 untuk menampilkan kode backdoor sebelum dapat dicrack dengan scrips yang sudah disediakan:
Hidupkan laptopnya dan kemudian cobalah untuk memasukkan password 3x:
  1. Untuk password pertama masukkan kode: 3hqgo3
  2. Untuk password kedua masukkanlah kode: jqw534
  3. Untuk password ketiga masukkan kode: 0qww294e
  4. Nah setelah tiga x kita memasukkan passwordnya tentunya laptopnya akan otomatis terkunci dan menampilkan kode/hash/serial seperti pada tabel diatas.
  5. Kemudian cobalah crack dengan menggunakan scripts yang sudah disediakan. download file untuk windows binary, ekstrak dan jalankan.
  6. Setelah kode master password berhasil dicrack, cobalah gunakan untuk masuk ke biosnya!.
Cara tersebut diatas sudah saya uji dan berhasil 100% pada laptop fujitsu S-series (Model No.LBS6311) yang terkunci BIOsnya, dan juga untuk type: B-series, E-series, Lifebook c1110, Lifebook c1320, LifeBook N6110, LifeBook N6410, LifeBook N6420, LifeBook N6460, LifeBook N6470, P-series, Q-series, S-series,T-series, U-series, V-series, X-series.
Untuk Backdoor password BIOS laptop SONY yang kita perlukan adalah 7 angka Nomor Serialnya (Stiker dibawah laptopnya).
Untuk Backdoor password BIOS Dell yang kita perlukan adalah Service Tagnya. Contoh: 1234567-595B atau D35b atau A95B atau 2A7B.
Cara ini sangat berguna apabila kita menghadapi laptop yang begitu dihidupkan langsung disodorin password dulu sebelum proses booting dimulai. tentunya kita kesulitan untuk menghapus password menggunakan program khusus bukan?
Adapun model/type laptop yang berhasil dicrack Master passwordnya:
  • Toshiba BIOS/HDD Password : Toshiba Satellite L455-S1592, L455-S1591, L455-S5046, L455-S5045, L455-SP5017, L455-SC2085, L455-S5009, L455-S5008, L455-SP5014L, L455-SP5014M, L455D-SP5012L, L455D-SP5012M, L455-SP5011L, L455-SP5011M, L455-S5000, L455-S5989, L455-S5981, L455-S5980, L455-S5975, L455D-S5976, L455-SP2925R, L455-SP2925C, L455-SP2925A, L455-SP2922R, L455-SP2922C, L455-SP2922A, L455-SP2903R, L455-SP2903C, L455-SP2903A, L455-SP2902R, L455-SP2902C, L455-SP2902A, L550-ST2722, L550-ST57X2, L550-ST57X1, L550-ST2743, L550-ST5707, L555-S7002, L555-S7008, L555D-S7930, L555-S7945, L555D-S7006, L555D-S7005, L555-S7929, L555D-S7932, L555-S7001
  • SONY BIOS/HDD Password : Sony Vaio PGC & VGN. PCG-C, PCG-F, PCG-GR, PCG-GRS, PCG-GRT, PCG-GRV, PCG-GRX, PCG-GRZ, PCG-N, PCG-NV205, PCG-QR, PCG-R, PCG-SR, PCG-SRX, PCG-TR, PCG-V, PCG-VX, PCG-X, PCG-Z, VGN-B, VGN-FS, VGN-S, VGN-T, VGN-TX1, VGN-X
  • HP-Compaq BIOS/HDD Password : HP mini 110, HP mini 210, HP mini 311, HP mini 1000, HP mini 1100.
  • Gateway BIOS/HDD Password : C-140S, C-140XL, C-142XL, C-140X, C-141X, C-141XL, C-143X, C143XL, EC14, EC14D, EC18, EC19C, EC38, EC54, EC58, ID54, ID49C, ID58, ID59C, ID79C, M-14, M-16, M-24, M-26, M-62, M-63, M-67, M-68, M-73, M-78, M-150, MC73, MC78, MD24, MD26, MD73, MD78, ML6000, MT6000, MX6000, NV-40, NV-42, NV-44, NV-48, NV-49C, NV-51, NV-51M, NV-52, NV-53, NV-53A, NV-54, NV-55C, NV-56, NV-58, NV-59, NV-59C, NV-73, NV-74, NV-73A, NV-78, NV-79, NV-79C, P-17, P-63, P-68, P-73, P-78, P-79, T-14, T-16, T-62, T-63, T-68, TC73, TC78, UC73, UC78 dan model lainnya.
  • DELL BIOS/HDD Pasword : Dell Latitude, Mini, Inspiron, Precision, XPS dan Vostro
  • Asus BIOS/HDD Pasword : A40, A41, A42, A52, B43, B50, B53, F5, F50, F52, F6, F70, F8, F80, F81, F82, F83, G50, G51, G53. G60, G71, G72, G73, K40, K41, K42, K50, K51, K52, K60, K61, K62, K70, K72, M50, M51, M60, M70, N10, N20, N43, N50, N51, N52, N53, N60, N61, N70, N73, N80, N81, N82, N90, NX90, P42, P50, P52, P81, L30, PL80, Pro23, Pro32, Pro33, Pro50, Pro55, Pro57, Pro58, Pro59, Pro5A, Pro5B, Pro5C, Pro5D, Pro5E, Pro5G, Pro5I, Pro5J, Pro5M, Pro60, Pro61, Pro62, Pro63, Pro64, Pro66, Pro71, Pro73, Pro76, Pro77, Pro78, Pro79, Pro7A, Pro86, Pro88, Pro89, Pro8B, Pro8F, U20, U30, U31, U33, U35, U36, U41, U43, U45, U50, U52, U53, U6, U80, UL20, UL30, UL50, UL80, UX30, UX50, VX, W90, X23, X32, X42, X50, X52, X56, X57, X58, X59, X5A, X5B, X5C, X5D, X5E, X5G, X5J, X5L, X5M, X61, X62, X64, X66, X70, X71, X72, X73, X75, X77, X7B, X82, X85, X87, X80, X8A, X8B, X8E, X90

jika Malas untuk mendownload dan menjalankan filenya, silahkan buka link berikut ini. Cukup masukkan kode error yang muncul kemudian klik tombol “Get password”, maka backdoor password biosnya akan langsung ditampilkan.

Sumber: http://dogber1.blogspot.com/2009/05/table-of-reverse-engineered-bios.html

Sabtu, 14 Juli 2012

BIOS

Apa itu BIOS, dan apa fungsi BIOS pada komputer

apa itu bosApa itu BIOS, dan apa fungsi BIOS? Mohon dibahas sedikit mas. Demikian permintaan seorang teman mahasiswa dari Jakarta, entah perguruan tinggi mana. Pertanyaan diatas seharusnya ditanyakan pada akhir tahun 80-an jika melihat sejarah komputer. Tapi namanya belajar, ya saya pikir tak ada salahnya beliau bertanya demikian. Oleh karena itu walaupun pembahasan ini kembali ke tahun 80-an tidak masalah demi melayani visitor. Mohon maaf bagi yang lain yang sudah master dalam bidang komputer.
BIOS atau Basic Input/Output System adalah program pertama yang diakses oleh prosesor selama start up untuk memastikan bahwa semua program dasar lainnya seperti hard drive, port, peripheral dan CPU berada dalam kondisi kerja yang baik. BIOS berbeda dari sistem operasi komputer. Sistem operasi berada pada hard drive dan menyediakan user interface yang dapat dilihat pada layar setelah start up. Program BIOS, di sisi lain, dapat ditemukan tepat di chip memori flash atau ROM yang terletak di motherboard. Ini adalah kebutuhan dasar untuk melakukan booting pada komputer.
Fungsi BIOS
BIOS memiliki beberapa fungsi di komputer tapi tugas yang paling penting adalah untuk memuat sistem operasi. BIOS menyediakan instruksi pertama kepada mikroprosesor untuk mengaktifkan komputer. Petunjuk dari BIOS untuk mikroprosesor selama start up adalah sebagai berikut: power on self test (POST) yang menguji status pengoperasian semua hardware di komputer, aktivasi chip BIOS lainnya di beberapa komponen komputer lain seperti SCSI dan kartu grafis, memeriksa dan pengelolaan peripheral komputer melalui rutinitas tingkat rendah selama proses start-up, dan manajemen clock, hard drive dan pengaturan lainnya.
BIOS Sequence
Urutan yang biasa pada program BIOS selama start up dimulai dengan memeriksa setup Complementary metal oxide semiconductor (CMOS) untuk penyesuaian setting, memuat driver perangkat dan penangan interrupt berbagai perangkat keras komputer, menginisialisasi manajemen daya dan register, melakukan self test untuk power, menampilkan pengaturan sistem , menentukan perangkat bootable dalam komputer, dan memulai urutan boot.
Mengubah Pengaturan melalui CMOS
Untuk mengubah pengaturan dalam setup CMOS, dengan key tertentu atau kombinasi tombol tertentu harus ditekan selama masa awal start up. Instruksi untuk ini biasanya dapat ditemukan di bagian bawah tampilan layar pertama selama proses start up. Setelah memasuki pengaturan CMOS, beberapa pilihan tersedia untuk pengguna. Mengatur tanggal dan waktu sistem serta mengubah urutan boot, pengaturan plug and play, konfigurasi driver, pengaturan memori, Pengaturan password, dan pengaturan power adalah beberapa pengaturan yang dapat diubah pada halaman ini.
Mengupdate BIOS
BIOS, terutama pada komputer lama, dapat diperbarui dari waktu ke waktu. Hal ini agar program BIOS dapat mengenali perangkat yang baru saja diproduksi. Untuk meng-upgrade atau mengubah BIOS komputer, program khusus dari produsen BIOS biasanya diperlukan. Update BIOS yang digunakan harus sesuai varian BIOS asli.
Update dilakukan dengan memeriksa BIOS informasi revisi dan tanggal yang disediakan pada layar selama start up dan membandingkan ini dengan daftar update di BIOS website produsen. Upgrade biasanya dilakukan dengan program utilitas tertentu tapi kadang-kadang update dapat didownload secara terpisah. Program utilitas untuk memperbarui harus disalin ke dalam floppy disk atau yang lebih keren sekarang adalah flash disk dan CDR dan dimasukkan ke disk drive waktu boot komputer Anda. Ini akan menghapus yang lama dan menginstal program BIOS yang baru.
fungsi bios